Pecundang
Hebatkah?
Bertajuk perkasa , menjadi penonton dibalik tabir keresahan kandungan bangsa
Bertopeng Cemara membungkus apik kado sang penguasa
Lidahmu mengudara melambai ayunan tangkai berkicau Kaswari mempesona
Bijian muda tak berdosa kau dzolimi dengan jaring guratan laba
Kau ringkus, kau hantam ,kau renggut mutiara sang pusaka
Jadi salahkah tuntutan kesejahteraan yang kami bela
Bertopeng Cemara membungkus apik kado sang penguasa
Lidahmu mengudara melambai ayunan tangkai berkicau Kaswari mempesona
Bijian muda tak berdosa kau dzolimi dengan jaring guratan laba
Kau ringkus, kau hantam ,kau renggut mutiara sang pusaka
Jadi salahkah tuntutan kesejahteraan yang kami bela
Labels:
puisi


Tidak ada komentar:
Posting Komentar